Plagiat

Jurnal Pandelo'e (Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Ilmu Pendidikan), yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kristen Tentena, berkomitmen untuk menjaga integritas ilmiah dan standar etika publikasi. Plagiarisme dalam bentuk apa pun tidak dapat diterima, karena merusak kepercayaan akademik dan nilai karya ilmiah. Kebijakan ini menguraikan pendekatan jurnal dalam mencegah, mendeteksi, dan menangani plagiarisme.

Definisi Plagiat/Plagiarisme

Plagiarisme mencakup, namun tidak terbatas pada:

  • Menyalin teks, ide, data, atau karya lain tanpa memberikan kredit atau kutipan yang sesuai.

  • Menggunakan karya orang lain dan menyajikannya sebagai karya sendiri.

  • Plagiarisme Diri (Self-Plagiarism): Menggunakan kembali karya yang telah diterbitkan sebelumnya tanpa pengakuan atau izin.

  • Parafrase yang tidak memadai tanpa menyebutkan sumber asli.

  • Mengambil gambar, tabel, atau grafik tanpa izin atau kutipan yang tepat.

Pencegahan Plagiarisme

  • Pedoman Penulis: Penulis wajib memastikan bahwa naskah yang dikirim adalah karya asli dan semua sumber eksternal dikutip dengan benar sesuai pedoman penulisan jurnal (misalnya, menggunakan gaya APA atau format lain yang ditentukan).

  • Deklarasi Orisinalitas: Penulis harus menyatakan bahwa naskah mereka bebas dari plagiarisme dan belum dipublikasikan atau sedang dipertimbangkan di tempat lain.

  • Pendidikan Etika: Jurnal Pandelo'e mendorong penulis untuk memahami praktik penulisan ilmiah yang etis melalui pedoman yang tersedia di situs resmi jurnal.

Proses Deteksi Plagiarisme

  • Pemeriksaan Awal: Semua naskah yang dikirim akan diperiksa menggunakan perangkat lunak deteksi plagiarisme (misalnya, Turnitin atau iThenticate) untuk mengidentifikasi kemiripan dengan sumber lain. Toleransi hasil uji perangkat lunak deteksi plagiarisme maksimal 25%

  • Penelaahan Manual: Tim editorial juga melakukan pemeriksaan manual untuk memastikan bahwa kutipan dan parafrase telah dilakukan dengan benar.

  • Proses Penelaahan: Selama proses single-blind peer review, reviewer diminta untuk melaporkan potensi plagiarisme yang terdeteksi dalam naskah.

Penanganan Pelanggaran Plagiarisme

Jurnal Pandelo'e mengikuti pedoman Committee on Publication Ethics (COPE) dalam menangani dugaan plagiarisme. Langkah-langkah penanganan meliputi:

  1. Peringatan Awal: Jika kemiripan terdeteksi, penulis akan dihubungi untuk memberikan klarifikasi atau merevisi naskah sebelum penelaahan lebih lanjut.

  2. Penolakan Naskah: Naskah yang terbukti mengandung plagiarisme signifikan akan ditolak secara langsung.

  3. Pelaporan: Jika plagiarisme ditemukan setelah publikasi, artikel akan ditarik (retracted) dengan pemberitahuan resmi di situs jurnal, termasuk alasan penarikan.

  4. Sanksi: Penulis yang terbukti melakukan plagiarisme berulang dapat dilarang mengirimkan naskah ke Jurnal Pandelo'e untuk periode tertentu.

  5. Notifikasi Institusi: Dalam kasus pelanggaran berat, jurnal dapat menghubungi institusi penulis untuk tindakan lebih lanjut.

Tanggung Jawab Penulis

  • Memastikan orisinalitas karya mereka dan memberikan kutipan yang sesuai untuk semua sumber yang digunakan. 

  • Menghindari pengiriman ganda (dual submission) atau penggunaan ulang karya tanpa pengakuan.

  • Melaporkan kesalahan atau ketidaksesuaian dalam naskah mereka secepat mungkin kepada tim editorial.

Tanggung Jawab Editorial

  • Menggunakan perangkat lunak anti-plagiarisme untuk memeriksa setiap naskah.

  • Menjaga kerahasiaan selama proses investigasi plagiarisme.

  • Mengambil tindakan yang adil dan transparan sesuai pedoman COPE.

Komitmen terhadap Integritas Ilmiah

Jurnal Pandelo'e berupaya menciptakan lingkungan publikasi yang etis dan terpercaya. Dengan menerapkan kebijakan anti-plagiarisme yang ketat, jurnal ini mendukung penyebaran pengetahuan yang orisinal dan berkualitas tinggi di bidang ilmu pendidikan.

Informasi Lebih Lanjut: Penulis dapat mengakses pedoman lengkap tentang plagiarisme dan etika publikasi di situs resmi Jurnal Pandelo'e atau menghubungi tim editorial untuk klarifikasi.