Model Desain Gamifikasi Berbasis Budaya Lokal: Tinjauan Pustaka untuk Penguatan Konteks Pembelajaran Kurikulum Merdeka

Penulis

  • Yuyun Tobondo Prodi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Kristen Tentena
  • Sepryanus Putra Prodi PAUD, FKIP, Universitas Kristen Tentena

Kata Kunci:

Budaya Lokal, Gamifikasi, Kompetensi Abad 21, Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Kontekstual

Abstrak

Penelitian ini mengkaji model desain gamifikasi berbasis budaya lokal dalam konteks Kurikulum Merdeka melalui pendekatan studi pustaka. Metode kualitatif dengan analisis isi digunakan untuk mengeksplorasi literatur relevan. Proses pengumpulan data melibatkan pencarian sistematis pada basis data akademik, diikuti pengkodean tematik dan sintesis naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gamifikasi berbasis budaya lokal meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa, memperkuat identitas budaya, dan mendukung kompetensi abad 21 seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Model desain seperti ADDIE efektif menciptakan pembelajaran terstruktur, namun tantangan seperti kurangnya pelatihan guru dan keterbatasan infrastruktur teknologi menghambat implementasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gamifikasi berbasis budaya lokal merupakan pendekatan holistik yang relevan untuk Kurikulum Merdeka, dengan syarat adanya dukungan pelatihan dan infrastruktur memadai. Rekomendasi meliputi pelatihan intensif guru, kolaborasi antarpendidik, dan investasi teknologi untuk mengoptimalkan pembelajaran kontekstual.

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-20

Cara Mengutip

Tobondo, Y., & Putra, S. (2025). Model Desain Gamifikasi Berbasis Budaya Lokal: Tinjauan Pustaka untuk Penguatan Konteks Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Pandelo’e, 1(2), 20–24. Diambil dari https://publikasi.unkrit.ac.id/index.php/Pand/article/view/21

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel Serupa

1 2 3 4 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.