Bagaimana Metaliteracy Membentuk Desain Sumber Belajar di Era Blended Learning: Pendekatan Studi Pustaka Kualitatif

Penulis

  • Yuyun Tobondo Prodi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Kristen Tentena
  • Sepryanus Putra Prodi Pendidikan Guru Anak Usia Dini, FKIP, Universitas Kristen Tentena

Kata Kunci:

Desain sumber belajar, literasi digital, literasi informasi, metaliteracy, pembelajaran campuran

Abstrak

Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana metaliteracy membentuk desain sumber belajar dalam konteks pembelajaran campuran melalui pendekatan studi pustaka kualitatif. Penelitian menggunakan metode deduktif dengan menganalisis literatur akademik untuk mengidentifikasi peran metaliteracy dalam menciptakan sumber belajar yang adaptif dan interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metaliteracy mengintegrasikan berbagai literasi—informasi, digital, media, transliterasi, dan literasi baru—yang mendukung pengembangan sumber belajar yang memupuk pemikiran kritis, kreativitas, dan keterlibatan aktif. Metaliteracy mendukung pembelajaran berpusat pada peserta didik di lingkungan campuran, mengintegrasikan prinsip desain universal dan alat digital seperti gamifikasi untuk meningkatkan inklusivitas dan motivasi. Tantangan mencakup akses terbatas ke sumber daya berkualitas, namun peluang muncul melalui integrasi teknologi dan kolaborasi interdisipliner. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metaliteracy sangat penting untuk merancang sumber belajar inovatif, mempersiapkan pendidik untuk memenuhi tuntutan pedagogi era digital.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-09

Cara Mengutip

Tobondo, Y., & Putra, S. (2025). Bagaimana Metaliteracy Membentuk Desain Sumber Belajar di Era Blended Learning: Pendekatan Studi Pustaka Kualitatif. Pandelo’e, 3(1), 41–51. Diambil dari https://publikasi.unkrit.ac.id/index.php/Pand/article/view/38

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 4 5 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.