Dari Rasional ke Kompleks: Tinjauan Literatur tentang Model-Model Analisis Kebijakan Pendidikan

Penulis

  • Yuyun Tobondo Prodi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Kristen Tentena
  • Sepryanus Tudjuka Prodi Pendidikan Guru Anak Usia Dini, FKIP, Universitas Kristen Tentena

Kata Kunci:

Analisis Kebijakan, Kebijakan Pendidikan, Model Kompleks, Model Rasional, Partisipasi Pemangku Kepentingan

Abstrak

Penelitian ini mengkaji evolusi model analisis kebijakan pendidikan melalui pendekatan studi pustaka kualitatif, dengan fokus pada peralihan dari model rasional ke model kompleks. Penelitian menggunakan metode deduktif, menganalisis sumber sekunder seperti jurnal akademik dan dokumen kebijakan secara sistematis. Analisis mencakup dimensi sosial, ekonomi, dan politik yang memengaruhi kebijakan pendidikan di Indonesia. Model rasional, yang berfokus pada pengambilan keputusan logis dan berbasis bukti, efektif untuk hasil terukur namun terbatas dalam menangani ketimpangan lokal dan konteks dinamis. Sebaliknya, model kompleks, yang mengintegrasikan strategi partisipatif dan adaptif, lebih responsif terhadap tantangan global seperti globalisasi dan kebutuhan lokal seperti desentralisasi. Temuan menunjukkan bahwa model kompleks lebih mampu mengakomodasi interaksi faktor sosial, ekonomi, dan politik, mendorong kebijakan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Penelitian menyimpulkan bahwa pendekatan holistik dan interdisipliner sangat penting untuk perumusan kebijakan yang efektif di lanskap pendidikan Indonesia yang beragam. Rekomendasi mencakup peningkatan partisipasi pemangku kepentingan, perbaikan mekanisme komunikasi, prioritas alokasi sumber daya yang adil, dan integrasi prinsip pedagogi kritis.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-18

Cara Mengutip

Tobondo, Y., & Tudjuka, S. (2025). Dari Rasional ke Kompleks: Tinjauan Literatur tentang Model-Model Analisis Kebijakan Pendidikan. Pandelo’e, 4(2), 43–51. Diambil dari https://publikasi.unkrit.ac.id/index.php/Pand/article/view/51

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel Serupa

<< < 1 2 3 4 5 6 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.